Wisata perpisahan

Chika:) adalah murid kelas 3 SMP Pelangi. Besok ia akan berangkat perpisahan ke SPore. Rencananya ia akan tinggal 3hr 2mlm disana. Walaupun harusnya sekarang ia sedih karna sudah ingin berpisah dg sahabat2nya, tapi Chika tidak sedih karna it’s time to having fun!! Yeaaah!! malam ini Chika takboleh tidur terlalu larut karna besok ia akan take off jam 5 subuh, Akhirnya chika memutuskan untuk tidur sekarang, ia tak ingin terlambat keesokan harinya. Sesaat kemudian chika terbangun mendengar bahwa daddynya sudah kembali dari USA “eh itu kayak suara daddy deh… Liat kebawah ah, OMG daddy you’re home!! I miss u sooo daddy, kok daddy gabilang kalo mau pulang? Kan Chika bisa jemput ke Airport dad” “Hahaha miss u too syg, daddy sengaja gabilang ke kamu biar jd little surprise, td kamu bilang mau jemput daddy? Emgnya putri kesayangan daddy ini sudah bisa nyetir mobil?” “Sudaaaah dong daddy, mang janna yang ajarin akuu dad, hebat kaaan” “wow greaaat nanti coba setirin daddy yaa, daddy mau liat kehebatan kamu oya, daddy bawa sesuatu buat kamu coba kamu buka koper daddy kamu ambil kotak warna pink!” (Tanpa pikir panjang Chika langsung mencari dan kemudian membukanya) “Woooow OMG am I dreaming daddy thankyou so much!!! Ini tuh handphone yg bener2 aku pengenin selama ini daddy OMG how could u know?” “Daddy tau kok kamu pasti bakal suka, daddy sengaja beliin km new handphone krn bsk kamu mau take off ke SPore kan:)?” “OMG dad I forgot something, I must be on time tomoloooo, night dad love u:*” (sebelum sempat daddynya menjawab chika telah berlalu pergi)

Keesokan harinya 🙂
Ting tong ting tong alarm chika berbunyi namun chika baru saja terlelap. Ia tdk bisa tidur karna keasyikan dengan HP barunya, akhirnya mbok minah membangunkannya “non, non Chikaa bangun non” “aduuh mbook berisik ah inikan baru jam 5” “loh non piye too? Katanya mau tek op pagi ini non” “OMG mbooook aku telat ” (Chika langsung berlari ke kamar mandi setelah selesai ia langsung menuju airport tanpa sarapan terlebih dahulu).

Sesampainya di Airport.
Yaduuuuh temen2 gue mana yaa jangan2 udah take off, loh itu kok kayak kathy deeeh.. Coba samperin ah.. “Kathyyy!!!” (Kathy pun menoleh) “hei Chika kemana aja looo? Kok baru dateng? Untung pesawat kita di delay chik, haduuuh gue laper makanya gue kesini eh malah ketemu lo.” “Hah di delay wah Alhamdulillaaaah, selamet guee. Gue kira ketinggalan kath, yg lain mana?” “Kalo mau cari yg lain,lo jalan aja kearah sana, pasti ketemu.” “Hmm oke nanti gue kesana deeeh tapi, gue laper nih ikut makan bareng lo aja deh.” “Ok chik, makan yuk. Udah laper nih.”

(Setelah makan, 2 jam kemudian akhirnya mereka berangkat, dan sampai akhirnya di Changi Airport Spore)

Wohooooo welcome to SPore chika!! (Chika berkata dalam hati) Pa Danu guru Chika langsung mengarahkan anak2 untuk masuk kedalam bus menuju perjalanan ke penginapan. Saat sampai di penginapan chika kaget, penginapannya terlihat sangat tua dan kurang terawat kesannya hiiiiiii horor!!
Ditembok depan tertera tulisan “Becareful of what u say” menambah kesan horor tempat tsb.
Haduuh kok penginapannya horor gini yaa.. Yaa tapii gpp deh, kan penginapan cuma buat nginep 2 malem :p, lagi pula pasti lebih sering ke tempat wisata kan daripada di villa. (Chika berkata dalam hati)
Tak lama kemudian, pak Danu memberi intruksi kpd para siswa untuk berkumpul, ia membagikan kunci ruang kamar dan ternyata Chika mendapat kamar bernomor 213 kamar paling pojok dilantai atas, hiiiy horor!
Setelah itu, para siswa menuju kamarnya masing2. Saat sampai didepan kamar kathy berkata”Yah ampun chik, gimana nih? Kita dapet kamar yg dipojok, aduuh gue ngerii chik mana kita cuma berempat kan, Gladys gaikut aduuh..” “Udah gausah takut kath, kita banyakin berdoa sama sholat aja supaya ga ada yg ganggu.” Jawab chika mencoba menenangkan, padahal dalam hatinya ia juga merasa takut, “yuk kita masuk yuuk gue ngantuuk nih” “iyaa ayodoong masuuk gue penasaran sama kamarnya, lagipula gue udah capek nih, mau cepet2 istirahat, hoaam” kata Clara dan stefany.. “Yaudah ayo masuk” chika memimpin didepan, diucapnya salam saat masuk kedalam, diikuti oleh kathy, clara & stefany. Saat masuk, tiba2 hawa dingin menyambut, Chika&yg lainnya merindiing hiiy.. Setelah meletakan koper, tiba2 kathy berlari keluar sontak Chika, clara&stefany mengikuti “kath kath ada apaa? Cerita sama gue, lo liat apaa?” Chika bertanya pada kath, yaa kath terkadang bisa melihat keberadaan mahluk lain. “Gue sih ga liat apa2 chik, tapi tadi tuh merinding bgt, sumpah” “yaAmpun kath ngagetin kita aja deeh udah yuk masuk” kata clara.. Merekapun kembali masuk dan mengatur letak pakaian dan barang2 mereka, setelah itu mereka beristirahat sejenak, didalam kamar terdapat 3 kasur besar ditengah, sebuah TV, lemari, meja rias, dsb. Karna ukuran kamar terlalu besar untuk berempat, Bu puji memindahkan kamar sinta, dewi, dan liana ke kamar kami, sehingga kami sekarang bertujuh dikamar, syukurlah watak dewi yg kocak dan lucu meramaikan suasana, kami tidak takut lagi. Tak terasa waktu setempat menunjukan pukul 12.00 siang, bu Siti pun memanggil anak2 untuk makan siang.

Selesai makan siang, mereka langsung menuju bis dan berkeliling Spore, mereka kembali ke penginapan pada pukul 11, bukannya istirahat setelah sampai penginapan masih ada acara pentas seni, padahal dijadwal tertera jam 9 acara tsb dimulai tapi ternyata mereka baru sampai dipenginapan pukul 11, karena aula terlanjur dipesan, akhirnya acara tetap berjalan. Meski kantuk menyiksa Chika tetap membawakan drama & bernyanyi dengan baik..

Setelah waktu menunjukkan pukul 12.30 am acara selesai, anak2 langsung kembali ke kamar masing2.. Chika dan teman2nya berencana menonton tv karna ada acara dunia lain, akhirnya tv dinyalakan.. Untuk mempersiapkan diri mereka masing2 meneguk segelas hot cappucino, Setelah beberapa lama ditunggu belum mulai2 juga akhirnya satu persatu mereka ketiduran dan akhirnya batal menonton tv-__-

Karna kepanasan, chika terbangun dan menyadari bahwa TV masih menyala, ia pun membangunkan stefany karna takut, dan memintanya mematikan TV, maklum stefany bilang ia insomnia dan akan tetap menonton TV walaupun sendirian, tapi karna ia lelah malah tertidur, jadi chika memintanya bertanggung jawab mematikan TV.
Bersambung…

Advertisements